Daftar Blog Saya

Jumat, 31 Desember 2010

8 kebohongan Ibu

Cerita ini bermula ketika saya masih kecil. Saya lahir sebagai seorang anak lelaki dalam sebuah keluarga sederhana. Makan minum serba kekurangan.
Kami sering kelaparan. Adakalanya, selama beberapa hari kami terpaksa makan ikan asin satu keluarga. Sebagai anak yang masih kecil, saya sering merengut. Saya menangis, ingin nasi dan lauk yang banyak. Tapi ibu pintar berbohong. Ketika makan, ibu sering membagikan nasinya untuk saya. Sambil memindahkan nasi ke mangkuk saya, ibu berkata : “”Makanlah nak ibu tak lapar.”

–PEMBOHONGAN IBU YANG PERTAMA.
Ketika saya mulai besar, ibu yang gigih sering meluangkan watu senggangnya untuk pergi memancing di sungai sebelah rumah. Ibu berharap dari ikan hasil pancingan itu dapat memberikan sedikit makanan untuk membesarkan kami. Pulang dari memancing, ibu memasak ikan segar yang mengundang selera. Sewaktu saya memakan ikan itu, ibu duduk disamping kami dan memakan sisa daging ikan yang
masih menempel di tulang bekas sisa ikan yang saya makan tadi. Saya sedih melihat ibu seperti itu. Hati saya tersentuh lalu memberikan ikan yg belum saya makan kepada ibu. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya. Ibu berkata : “Makanlah nak, ibu tak suka makan ikan.”

– PEMBOHONGAN IBU YANG KEDUA.
Di awal remaja, saya masuk sekolah menengah. Ibu biasa membuat kue untuk dijual sebagai tambahan uang saku saya dan abang. Suatu saat, pada dinihari lebih kurang pukul 1.30 pagi saya terjaga dari tidur. Saya melihat ibu membuat kue dengan ditemani lilin di hadapannya. Beberapa kali saya melihat kepala ibu terangguk karena ngantuk. Saya berkata : “Ibu, tidurlah, esok pagi ibu kan pergi ke kebun pula.” Ibu tersenyum dan berkata : “Cepatlah tidur nak, ibu belum ngantuk.”

– PEMBOHONGAN IBU YANG KETIGA.
Di akhir masa ujian sekolah saya, ibu tidak pergi berjualan kue seperti biasa supaya dapat menemani saya pergi ke sekolah untuk turut menyemangati. Ketika hari sudah siang, terik panas matahari mulai menyinari, ibu terus sabar menunggu saya di luar. Ibu seringkali saja tersenyum dan mulutnya komat-kamit berdoa kepada Illahi agar saya lulus ujian dengan cemerlang. Ketika lonceng berbunyi menandakan ujian sudah selesai, ibu dengan segera menyambut saya dan menuangkan kopi yang sudah disiapkan dalam botol yang dibawanya. Kopi yang kental itu tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang ibu yang jauh lebih kental. Melihat tubuh ibu yang dibasahi peluh, saya segera memberikan cawan saya itu kepada ibu dan menyuruhnya minum. Tapi ibu cepat-cepat menolaknya dan berkata : “Minumlah nak, ibu tak haus!!”

– PEMBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT.
Setelah ayah meninggal karena sakit, selepas saya baru beberapa bulan dilahirkan, ibulah yang mengambil tugas sebagai ayah kepada kami sekeluarga. Ibu bekerja memetik cengkeh di kebun, membuat sapu lidi dan menjual kue-kue agar kami tidak kelaparan. Tapi apalah daya seorang ibu. Kehidupan keluarga kami semakin susah dan susah.
Melihat keadaan keluarga yang semakin parah, seorang tetangga yang baik hati dan tinggal bersebelahan dengan kami, datang untuk membantu ibu. Anehnya, ibu menolak bantuan itu… Para tetangga sering kali menasihati ibu supaya menikah lagi agar ada seorang lelaki yang menjaga dan mencarikan nafkah untuk kami sekeluarga.. Tetapi ibu yang keras hatinya tidak mengindahkan nasihat mereka. Ibu berkata : “Saya tidak perlu cinta dan saya tidak perlu laki-laki.”

– PEMBOHONGAN IBU YANG KELIMA.
Setelah kakak-kakak saya tamat sekolah dan mulai bekerja, ibu pun sudahtua. Kakak-kakak saya menyuruh ibu supaya istirahat saja di rumah. Tidak lagi bersusah payah untuk mencari uang. Tetapi ibu tidak mau. Ibu rela pergi ke pasar setiap pagi menjual sedikit sayur untuk memenuhi keperluan hidupnya. Kakak dan abang yang bekerja jauh di kota besar sering mengirimkan uang untuk membantu memenuhi keperluan ibu, pun begitu ibu tetap berkeras tidak mau menerima uang tersebut. Malah ibu mengirim balik uang itu, dan ibu berkata : “Jangan susah-susah, ibu ada uang.”

– PEMBOHONGAN IBU YANG KEENAM.
Setelah lulus kuliah, saya melanjutkan lagi untuk mengejar gelar sarjana di luar Negeri. Kebutuhan saya di sana dibiayai sepenuhnya oleh sebuah perusahaan besar. Gelar sarjana itu saya sudahi dengan cemerlang, kemudian saya pun bekerja dengan perusahaan yang telah membiayai sekolah saya di luar negeri. Dengan gaji yang agak lumayan, saya berniat membawa ibu untuk menikmati penghujung hidupnya bersama saya di luar negara. Menurut hemat saya, ibu sudah puas bersusah payah untuk kami. Hampir seluruh hidupnya habis dengan penderitaan, pantaslah kalau hari-hari tuanya ibu habiskan dengan keceriaan dan keindahan pula. Tetapi ibu yang baik hati, menolak ajakan saya. Ibu tidak mau menyusahkan anaknya ini dengan berkata ; “Tak usahlah nak, ibu tak bisa tinggal di negara orang.”

– PEMBOHONGAN IBU YANG KETUJUH.
Beberapa tahun berlalu, ibu semakin tua. Suatu malam saya menerima berita ibu diserang penyakit kanker di leher, yang akarnya telah menjalar kemana-mana. Ibu mesti dioperasi secepat mungkin. Saya yang ketika itu berada jauh diseberang samudera segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Saya melihat ibu terbaring lemah di rumah sakit, setelah menjalani pembedahan. Ibu yang kelihatan sangat tua, menatap wajah saya dengan penuh kerinduan. Ibu menghadiahkan saya sebuah senyuman biarpun agak kaku karena terpaksa menahan sakit yang menjalari setiap inci tubuhnya. Saya dapat melihat dengan jelas betapa kejamnya penyakit itu telah menggerogoti tubuh ibu, sehingga ibu menjadi terlalu lemah dan kurus. Saya menatap wajah ibu sambil berlinangan air mata. Saya cium tangan ibu kemudian saya kecup pula pipi dan dahinya. Di saat itu hati saya terlalu pedih, sakit sekali melihat ibu dalam keadaan seperti ini. Tetapi ibu tetap tersenyum dan berkata : “Jangan menangis nak, ibu tak sakit.”

– PEMBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.
Setelah mengucapkan pembohongan yang kedelapan itu, ibunda tercinta menutup matanya untuk terakhir kali. Dibalik kebohongannya, tersimpan cintanya yang begitu besar bagi anak2nya. Anda beruntung karena masih mempunyai orangtua… Anda boleh memeluk dan menciumnya. Kalau orangtua anda jauh dari mata, anda boleh menelponnya sekarang, dan berkata, ‘Ibu / Ayah,saya sayang ibu / ayah.’ Tapi tidak saya, hingga kini saya diburu rasa bersalah yang amat sangat karena biarpun saya mengasihi ibu lebih dari segala-galanya, tapi tidak pernah sekalipun saya membisikkan kata-kata itu ke telinga ibu, sampailah saat ibu menghembuskan nafasnya yang terakhir. Ibu, maafkan saya. Saya sayang ibu….…

rahasia yahudi terlahir pintar

Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, "Mengapa Yahudi Pintar?"

Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?

Maka Stephen tergerak membuat tesis untuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin.

Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami.

Stephen sungguh heran karena temannya yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika.

Stephen bertanya, "Apakah ini untuk anak kamu?"

Dia menjawab, "Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius."

Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.

Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan.

Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan.

Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan.

Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, "Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet),"
ungkapnya.

Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam.

Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang ke rumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka, dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk.
Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah.

Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka.

Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel.

Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever).

Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban.
Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar.

Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak.

Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi.

Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, "Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!! !" katanya.

Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari.
Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.

Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius.
Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi.

Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya.
Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta!

Anda terperanjat?

Itulah kenyataannya.

Kesimpulan pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin?

Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.

Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak.

Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran.

Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. "Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?" demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi..

Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur'an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka.
Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.

Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya.

Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.

Benarkah merokok dapat melahirkan generasi "Goblok!" kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini.
"Lihat saja Indonesia," katanya seperti dalam tulisan itu.

Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts !!!

"Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika sedunia?

Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?"(Sabili)

SEBUAH BAHAN RENUNGAN BAGI KITA SEMUA. SEMOGA KITA SADAR APA YANG TELAH , SEDANG DAN KE DEPAN YANG AKAN KITA LAKUKAN.... 

perbedaan antara pemenang dan pecundang

Pemenang selalu menjadi bagian dari solusi
Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah

Pemenang selalu memiliki program
Pecundang selalu memiliki alasan

Pemenang berkata, “Biarkan saya yang melakukannya untuk anda”
Pecundang berkata, “Itu bukan pekerjaan saya”

Pemenang selalu berusaha mencari jawaban dari setiap masalah
Pecundang melihat masalah dalam setiap jawaban

Ketika pemenang melakukan sebuah kesalahan, ia akan berkata, "Saya melakukan kesalahan”
Ketika pecundang melakukan sebuah kesalahan, ia akan berkata, "Itu bukan kesalahan saya:

Pemenang membuat komitmen
Pecundang membuat janji-janji

Pemenang seperti alat pengatur panas
Pecundang seperti alat pengukur panas

Pemenang memilih seperti yang ia ingin lakukan
Pecundang memilih sesuai pilihan orang banyak

Pemenang mengutarakan argumen yang kuat tetapi kata yang lembut
Pecundang mengutarakan argumen yang lemah tapi kata yang kuat

Pemenang menggunakan filsofi, "jangan melakukan sesuatu yang tidak ingin orang lakukan terhadap dirinya”
Pecundang menjalani hidup dengan filosofi, "Lakukan ke orang lain sebelum orang lain melakukannya ke diri anda”

Pemenang membuat sesuatu terjadi
Pecundang membiarkan sesuatu terjadi

Pemenang selalu berkata, "Walau sulit, tapi bisa dilakukan"
Pecundang berkata, "Mungkin bisa dilakukan, tapi sulit"

Rabu, 29 Desember 2010

beberapa makna mimpi

 Pernah Mimpi Buruk? Berikut Adalah Beberapa Maknanya


Gigi tanggal
Ini adalah mimpi terumum. Gigi merupakan salah satu bagian tubuh yang mencerminkan sifat menarik seseorang. Karenanya, hal ini berakar dari sebuah penolakan atau ketakutan, atau konsekuensi dari penambahan usia. Peneliti mimpi menemukan bahwa para wanita yang mengalami menopause melaporkan mengalami mimpi giginya tanggal. Ini adalah sebuah petunjuk bahwa mimpi yang menyangkut gigi tanggal seringkali berhubungan dengan penambahan usia dan/ merasa tak menarik, serta kurang feminin.


Terperangkap
Jika Anda bermimpi sedang berada dalam sebuah perangkap, maka ini mengisyaratkan bahwa Anda merasa terkungkung dan tidak bebas mengeluarkan pendapat Anda, baik itu di pekerjaan, dalam kesehatan, atau dalam hubungan personal. Anda mungkin berada dalam sebuah rutinitas dan lelah dengan monotonnya keseharian.



Tenggelam
Anda merasa kelelahan akan emosi. Masalah yang menekan bisa jadi kembali dan menghantui Anda. Anda bisa jadi terlalu cepat dalam berusaha mencari tahu isi pikiran terdalam Anda. Anda sebaiknya bertindak lebih waspada dan perlahan. Jika dalam mimpi, Anda tenggelam hingga meninggal, maka ini berarti sebuah kelahiran kembali. Jika Anda berhasil keluar dari kolam atau lautan yang menenggelamkan Anda, maka hal ini menandakan sebuah keberhasilan untuk keluar dari situasi yang mencekam Anda di kehidupan nyata.



Kematian Anda
Meski mimpi semacam ini membawa ketakutan dan kecemasan, hal ini bukan sesuatu yang harus ditakuti, karena seringkali ini merupakan simbol positif. Memimpikan kematian Anda biasanya berarti ada perubahan besar yang menanti Anda. Dalam sisi negatifnya, memimpikan kematian Anda bisa jadi menjelaskan keterlibatan dalam sebuah hubungan yang menyakitkan atau tidak sehat, serta perlakuan yang destruktif.



Dikejar-kejar
Hal ini menandakan bahwa Anda sedang menghindari sebuah situasi yang tak bisa Anda taklukkan. Ini merupakan sebuah bentuk insecurity. Secara khusus, untuk memimpikan bahwa Anda dikejar-kejar oleh sebuah binatang menggambarkan bahwa Anda sedang menahan diri dari kemarahan atau ekspresi diri yang tak Anda sadari, yang kemudian terwakili oleh binatang tadi. Atau, bisa juga mengartikan bahwa Anda sedang berlari menjauh dari sebuah ketakutan yang amat sangat.



Menyetir mobil yang tak bisa dikendalikan
Ini
merupakan sebuah peringatan dini bahwa Anda sedang kekurangan kestabilan atas hidup Anda. Hidup Anda kehilangan kendali dan Anda memerlukan sebuah perubahan signifikan. Jika Anda bermimpi sedang menyetir mobil yang tak bisa dikendalikan itu, ini berarti bahwa Anda perlu mengambil kendali dari hidup Anda. Anda bisa jadi sedang tak ingin mengambil tanggung jawab atas tindakan yang Anda lakukan.



Kiamat
Untuk memimpikan akhir dari dunia menceritakan bahwa Anda sedang berada dalam sebuah level stres yang tinggi. Anda bisa jadi sedang merasa rapuh dan rentan dalam suatu situasi.




Tidak bisa bernapas
Bermimpi bahwa Anda tak bisa bernapas mengatakan bahwa tubuh Anda sedang merasa kelelahan yang amat sangat. Mereka yang memiliki masalah asma juga seringkali memimpikan dirinya kehabisan napas.

Hal ini bukan bersifat kepastian, namun berupa perkiraan dari pengamatan. Apakah Anda pernah memiliki pengalaman mimpi buruk yang teramat sangat dan akhirnya menemukan apa arti mimpi tersebut?

laser hijau paling ampuh untuk mengusik konsentrasi

insiden laser di stadion bukit jalil malaysia saat pertandingan final leg1 pila AFF terus menjadi sorotan.media malaysia bahkan menegaskan bahwa laser tidak berbahaya bagi kesehatan.tapi faktanya laserlaser hijau paling ampuh untuk mengusik konsentrasi.
Sinar Laser Hijau lebih Berbahaya
ketika seseorang terkena laser,tubuh tidak akan merasakan sakit apapun dan mata juga masih bisa melihat. tapi efeknya,konsentrasi otak akan terganggu karena warna laser bisa membuat orang tidak nyaman.
terlebih warna laser yang digunakan warna hijau.karena laser warna hijau lebih mengganggu konsentrasi dari pada lasr warna merah.
kelebihan laser hijau dibanding laser warna merah terletak pada panjang gelombangnya.laser merah umumnya menggunakan panjang gelombang 635 nm (merah ruby) atau 650 nm (merah muda),sementara laser hijau menggunakan panjang gelombang 495-532 nm.
pada kisaran panjang gelombang tersebut ,warna kuning dan hijau paling mudah dilihat oleh mata manusia.saat disorotkan langsung ke mata,laser hijau akan nampak 50 kali lebih terang dibanding laser warna merah.
dikutip dari green laser beam,senin (27/12/2010),panjang gelombang juga mempengaruhi kekuatan sinar laser.dwngan gelombang yang lebih pendek,laser hijau mempunyai intensitas lebih tinggi sehingga bisa menjangkau jarak yang lebih jauh,sekaligus terlihat lebih jelas meski dalam kondisi cahaya terang benderang.
jika dari jarak jauh,wajah yang terkena sinar laser memang tidak berbahaya tapi ini sungguh mengganggu konsentrasi.dan umumnya laser yang bisa menempuh jarak jauh adalah laser yang memiliki daya watt tinggi dengan harga yang mahal.
sedangkan laser hijau maupun merah yang digunakan pada mainan maupun pointer untuk presentasi umumnya menggunakan daya dibawah 5 miliwatt.dengan daya sekecil itu,laser hanya akan merusak jika ditembak langsung kemata dalam jangka waktu yang lama.
namun jika menggunakan daya di atas 1 watt,kekuatan laser hijau bisa mencapai 1.000 kali kekuatan radiasi sinar matahari.kekuatan laser hijau pada daya tersebut sanggup membakar obyek tertentu seperti plastik dan kertas jika ditembakan dari jarak dekat.
umumnya daya yang diperbolehkan untuk dipakai pada laser mainan maupun pointer adalah dibawah 5 miliwatt.laser berkekuatan lebih dari sati watt cukup berbahaya sehingga untuk memilikinya harus melalui perizinan tertentu.

Sabtu, 18 Desember 2010

kenangan hujan

Sisa hujan siang itu menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Travel yang membawaku kembali ke Jakarta penuh penumpang, maklum libur akhir pekan. Mungkin sebagian dari mereka adalah para pekerja di Jakarta yang setiap minggu pulang ke rumahnya di Bandung, dan sebagian lagi mungkin sekedar mengisi liburan dengan kegiatan berbelanja di beberapa Factory Outlet dan Distro yang banyak tersebar di sana. Sementara aku ke Bandung dalam rangka mengunjungi ibu mertuaku. Dulu kegiatan ini sering kulakukan bersama suamiku, tapi entah kenapa akhir-akhir ini ada saja kegiatan di saat bersamaan, jadi terpaksa aku berangkat ke sana sendirian.

Travel baru saja melintasi gerbang tol Pasteur ketika kulihat arloji menunjukkan pukul 5.20 sore. Beberapa penumpang terlihat ada yang mulai tertidur, ada yang sibuk dengan ponselnya, ada juga yang ngobrol santai dengan penumpang di sebelahnya. Kebetulan tempat dudukku di jok paling belakang, di pinggir, sehingga aku bisa menikmati pemandangan sepanjang perjalanan dari balik kaca mobil.
Memasuki Purwakarta, rinai kembali berderai. Sepanjang sore hujan memang berhenti, tapi mendung seakan enggan pergi. Tetap menggelayut. Kini gumpalan awan-awan itu pun kembali luruh, membentuk kristal-kristal bening yang jatuh. Dan aku, begitu menikmati pemandangan itu. Butiran-butiran kristal yang pecah di kaca. Saat-saat seperti ini aku jadi teringat ketika di panti dulu, tempatku menghabiskan masa kecilku. Saat hujan menyapa, seperti biasa aku akan terduduk diam di dekat jendela, menatap langit, mencoba membaca dan memahami pesan yang terbawa bersama butiran-butiran air yang meresap ke tanah. Atau ketika tak juga kupahami, aku akan pergi ke tanah lapang yang letaknya persis di halaman belakang. Berlari-lari kecil ke arah tengah. Lalu aku akan berdiri tengadah. Menantang langit. Meresapi setiap tetesnya yang menimpa tubuh kecilku. Kesenangan itu akan terhenti tiba-tiba ketika kudengar teriakan Laksmi –teman sekamarku- memanggil-manggil namaku, menandakan bahwa Bu Tini -pengasuh panti- melakukan pemeriksaan ke seluruh asrama.
Kilat yang menggores langit membuyarkan kenanganku. Sesaat kemudian guntur terdengar bergemuruh, gaungnya terasa merayap semakin jauh. Kulihat hampir semua penumpang pulas tertidur, sedang Pak sopir tampak konsentrasi mengemudi, menerobos deras hujan yang luruh bagai jeruji. Kuambil ponsel di dalam tas dan mencoba menelpon suamiku untuk mengabarkan kepulanganku, tapi tidak ada respon. Mungkin sedang berkendara. Dia memang ada kegiatan sastra di daerah Bulungan pada siang harinya. Dan panitia memintanya tampil untuk membacakan karya. Beberapa hari yang lalu dia sempat bercerita padaku, untuk pementasan kali ini dia akan membawakan salah satu puisinya dengan gaya teaterikal, gerak puisi demikian istilah dia untuk menyebutnya. Kolaborasi dengan beberapa teman teaternya. Membayangkan pementasannya seperti menggali ingatanku saat pertama kali bertemu dengannya dulu.
Kami berkenalan di suatu acara yang diadakan salah satu komunitas sastra di Jakarta. Waktu itu aku terpana melihat penampilannya di atas panggung. Betapa pembacaan puisinya begitu menyihir orang-orang yang melihatnya, tak terkecuali aku. Dari sana akhirnya kami berkenalan, kemudian berlanjut dengan saling bertukar nomor telepon dan sepakat untuk bertemu di kegiatan-kegiatan sastra berikutnya.
Hingga suatu malam di pertemuan ketiga, ketika aku diantarkannya pulang, dia meminta kesediaanku untuk menjadi istrinya. Menjadi istri, pendamping hidup, bukan semata kekasih. Pernyataannya yang serius, membuatku berfikir sangat serius. Kutatap matanya dalam diam, mencari sesuatu yang lebih berbicara dari sekedar kata-kata. Ada binar yang berpendaran. Dan aku yakin, sangat yakin, di sendu bola matanya itu terbias masa depanku. Tanpa proses yang panjang, aku mengiyakannya. Banyak yang beranggapan bahwa aku terlalu gegabah, tergesa-gesa dalam mengambil keputusan, tapi sungguh, aku sudah memikirkan semuanya, lengkap dengan segala konsekuensinya. Bahkan ketika aku bersedia menerimanya, di saat itu pula aku siap untuk kehilangannya. Mungkin ini yang Tuhan gariskan untukku, untuk menjalani sisa waktuku dengan menemani pengelana kata-kata itu.
Setelah persiapan yang singkat, tiga bulan kemudian kami menikah. Pernikahan sederhana, hanya dihadiri keluarga dan teman-teman dekat. Setelahnya hidup kami berjalan apa adanya. Mengalir apa adanya. Dia sebagai kepala keluarga dan aku sebagai ibu rumah tangga, mengabdikan seluruh hidupku untuknya.
Tiba-tiba ponselku bergetar. Ada sms masuk. Ternyata dari Laksmi, teman masa kecilku. Dia mengabarkan bahwa bulan depan akan kembali ke Indonesia, ada beberapa dokumen yang harus diurusnya. Dia juga memintaku menemaninya selama di Jakarta, bernostalgia dengan masa lalu, berkunjung ke panti tempat kami dibesarkan dulu. Akhirnya setelah sekian lama menyepi di Lhasa, turun gunung juga dia. Kurasakan bibirku menarik seulas senyum. Pasti akan kusambut dengan suka cita, betapa kerinduanku sudah menggunung sejak kami berpisah di asrama dulu, bertahun-tahun lalu.
Arloji di pergelangan tanganku menunjukkan pukul delapan malam ketika travel melaju di jalan tol lingkar luar Jakarta, mengarah ke Bintaro. Dalam hitungan menit aku akan tiba di rumah. Perjalanan ini terasa lebih cepat dari biasanya, mungkin karena sepanjang jalan aku sibuk merangkai ingatan. Seperti memunguti potongan-potongan puzzle yang tercecer, lalu menyusunnya kembali menjadi gambar yang utuh.
Tak berapa lama, Travel sampai di pangkalannya di salah satu ruko di kawasan niaga di Bintaro. Dari sana aku melanjutkan perjalananku dengan Taksi. Lima belas menit kemudian gerbang perumahan tempatku tinggal sudah terlewati. Taxi mengarah ke blok terakhir dan berhenti di rumah paling pinggir. Aku turun. Lalu taksi itupun berlalu, menghilang dari pandanganku. Sesaat kulihat sekeliling sebelum langkahku mendekat ke pagar dan membukanya. Memasuki halaman rumah, mobil suamiku terparkir di garasi. Sudah pulang rupanya. Tak sabar aku menuju pintu. Tak terkunci. Tapi sepi. Mungkin suamiku sedang di ruang kerjanya. Kuletakkan oleh-oleh titipan ibu mertuaku di meja makan. Lalu aku beranjak ke kamar.
Belum sempat aku membukanya, sayup-sayup terdengar olehku suara pelan dari dalam. Bisikan-bisikan yang disertai rintihan manja. Suara perempuan dan laki-laki di saat bersamaan. Suara laki-laki itu pasti suamiku, aku sangat mengenal suara bariton yang keluar dari mulutnya, tapi suara perempuan itu.... Siapa? Siapa yang telah berani bercumbu di dalam kamarku, kamar pengantinku?! Kurasakan ada yang mendidih di kepalaku. Jemari tanganku menegang lalu mengepal.
Braaakkkk!!!
Kubuka pintu dengan kasar. Sepasang manusia tanpa busana tampak terkejut. Reflek tangan-tangan mereka menarik apa saja untuk menutupi tubuh-tubuh telanjangnya yang berkilat karena keringat. Sesaat aku terpaku, berharap adegan di depan mataku hanya sebuah mimpi buruk di tengah tidurku. Tapi ini nyata, kurasakan perih di dada. Kulihat suamiku berdiri dan tergesa melangkah ke arahku, dari mulutnya keluar penjelasan-penjelasan yang olehku terdengar seperti dengungan tawon yang mengerubung tepat di atas kepalaku. Tangannya mencoba menghalauku untuk keluar kamar.
Aku berontak. Ini tak bisa dimaafkan. Sungguh. Selingkuh adalah wujud pengkhianatan. Dan yang menyedihkan lagi, perbuatan itu dilakukan suamiku di rumah kami, istana yang kubangun dengan kejujuran hati. Kukibaskan tangan suamiku yang mencoba menghalangi, aku semakin merangsek ke dalam, mendekati perempuan itu yang menggigil takut, terisak di sudut. Pucat. Dadaku bergetar, mulutku getir. Kutampar pipinya lalu kuseret ke kamar mandi, tubuhnya meronta-ronta mencoba melepaskan diri. Suamiku yang mencoba melindunginya membuatku semakin kalap, kudorong dia sekuat tenaga hingga tersungkur membentur siku meja. Lalu kakiku menendang apa saja, kaki, tangan bahkan sekujur tubuhnya. Aku tak tahu, kekuatan apa yang merasukiku. Sampai kemudian kulihat dia tak bergerak, hanya mulutnya yang meringis kesakitan. Mungkin ada salah satu tulangnya yang patah, entahlah.
Perempuan itu berteriak histeris, kubekap mulutnya dan kubenamkan kepalanya berulang kali ke dalam bak mandi, hingga lemas tak sadarkan diri. Selesai berurusan dengan perempuan itu, aku melangkah mendekati suamiku. Tubuhnya masih meringkuk di dekat meja, sesekali mencoba berdiri bertumpu pada kedua lututnya. Tangannya menggapai ke arahku yang berdiri beberapa langkah darinya. Rasa bersalah yang terlukis di wajahnya tak mampu meredakan amarahku yang terlanjur tumpah. Cinta yang kupupuk selama ini seketika lumer, meleleh tak berbentuk lagi. Rasa percaya yang coba kutanamkan padanya langsung tumbang. Potongan-potongan gambar kebersamaanku dengannya tiba-tiba terhambur, berputar-putar, melayang mengelilingiku. Pusing. Kepalaku terasa pening. Kugeleng-gelengkan kepalaku, berharap gambar-gambar itu terlepas dari ingatanku.
Aku harus membuangnya. Melenyapkannya.
Kuambil belati yang selalu kusimpan rapi di kotak riasku, di bawah tumpukan peralatan make up, aman tersembunyi. Lalu secepat kilat kubenamkan belati itu ke dadanya. Pelan kuputar gagang belati sebelum akhirnya kucabut dengan hati-hati. Lubang yang menganga langsung teraliri darah segar, menciptakan genangan di lantai kamar. Banjir darah. Kedua matanya mengiba. Tak berkedip. Tetap saja kurasakan perih mendera tatkala kulihat tubuhnya mengejang, setelahnya geming. Hening.
Lelaki itu, suamiku mati di tanganku. Mati dengan caraku.
“Sekarang katakan padaku, Apakah suami yang telah berkhianat dan tidak bisa bertanggung jawab terhadap istri dan keluarganya patut dipertahankan?"
Semua orang yang hadir di ruang sidang itu terdiam. Semua mata tertuju pada sosok perempuan yang duduk gemetar di kursi pesakitan.
***
Gerimis kecil berjatuhan ketika kakiku menapaki jalan di pemakaman. Pohon-pohon kamboja berdiri rindang, menaungi nisan-nisan yang berderet panjang. Di deret paling ujung, agak menyendiri, tampak olehku sebuah makam yang masih baru. Bergegas langkahku ke sana. Gundukan tanah merah basah dengan taburan bunga yang mulai layu di atasnya. Aku terpaku menatap sebuah nama terukir di nisan yang beku. Nania Salindri.
Nania, teman masa kecilku. Dia ditemukan meninggal dalam keadaan sangat mengenaskan, mati bunuh diri dengan cara memotong nadi. Kabar yang kuketahui, sejak dipenjara atas pembunuhan yang dilakukannya, dia mengalami depresi, lalu memutuskan mengakhiri hidup dengan caranya sendiri.
Hening. Desau angin dingin menyergap tubuhku. Langkahku mendekati nisan, seikat bunga mawar putih kuletakkan di atas pusaranya. Mawar kesukaannya. Mawar yang katanya melambangkan perjuangan yang tak henti, meski kini dia telah tidur abadi.
Hujan mulai turun. Butiran-butiran air tercurah menimpa ranting-ranting dan dedaunan kamboja, kemudian memercik menabrak nisan-nisan di pemakaman. Bebatuan dan rerumputan nampak basah. Tubuhku kuyup. Kenanganku kembali ke masa dulu, ke masa di mana aku dan dia pernah menghabiskan masa kecil di panti. Belajar dan bermain bersama. Satu yang selalu kuingat tentangnya, dia begitu mencintai hujan. Dia akan betah berlama-lama menikmati hujan dari bibir jendela, mendengarkan suaranya yang katanya bagai nyanyian kegalauan. Atau di saat yang lain, dia akan berlari ke tengah lapangan, lalu berdiri dengan tangan terentang, wajahnya menatap langit. Matanya terpejam. Diam. Meresapi setiap tetesnya.
Tiba-tiba mataku menghangat. Tak terasa bulir-bulir airmataku berjatuhan tanpa bisa kutahan, mengalir bersama deraian hujan. Dan saat ini aku baru mengerti kenapa kau begitu mencintai hujan. Sebab di dalam hujan tangismu tak kelihatan.

Jumat, 17 Desember 2010

10 keajaiban dunia yang tidak terkenal

1. 
       Dari gambar ini kelihatan luar biasa, ya, sawah irigasi kuno yang berumur 2000 tahun. Terletak di gunung Ifugao Filipina, terkenal dengan sebutan Banaue Rice Terraces. Tidak muluk-muluk, tapi Filipina merasa cukup puas seandainya Banaue Rice Terraces ditempatkan sebagai “Keajaiban Dunia ke Delapan”.
Banaue Rice Terraces di Filipina
Diperkirakan, sawah yang ‘diukir’ di gunung Ifugo ini, dibuat dengan peralatan yang sangat tradisional oleh nenek moyang bangsa Filipin. Sawah petak ini berada di 1.500 meter di atas permukaan laut dan mengelilingi lereng gunung sejauh 10.360 meter di atas permukaan laut dan mengelilingi lereng sejauh 10.360 km".

2.
    Ini adalah sisa-sisa peninggalan istana kuno yang terletak di atas bukit batu. Sigiriya atau Batu Singa, begitu sebutannya. Terletak di Matale District, Sri Lanka, dikelilingi hutan, waduk, juga kebun. Letaknya yang unik, ditambah dengan pemandangan menakjubkan, membuat Sigiriya banyak dikunjungi wisatawan. Melihat dari udara, Sigiriya seperti lukisan kuno yang mengingatkan orang pada Ajanta Caves di India.


Sigiriya dibangun pada masas pemerintahan Raja Kassapa I yang memerintah dari 477-495 AD. Tempat ini adalah satu dari tujuh peninggalan kuno yang dimiliki Sri Langka. Diduga, Sirigiya didiami sejak masa pra-sejarah. Lalu, pada abad ke-5 BC, tempat ini dipakai sebagai biara.


3.
       Toru adalah kota di Polandia utara, persisnya di Vistula River. Ini adalah kota kuno yang telah ada sejak 1100 BC yang sampai sekarang masih eksis. Kota ini adalah kota kelahiran Nicolaus Copernicus (Seorang astronom, matematikawan, dan ekonom. Teorinya yang terkenal adalah matahari sebagai pusat Tata Surya, menjungkirbalikkan teori geosentris tradisional —yang menempatkan Bumi di pusat alam semesta— dianggap sebagai salah satu penemuan yang terpenting sepanjang masa, dan merupakan titik mula fundamental bagi astronomi modern dan sains modern. Teori ini menimbulkan revolusi ilmiah)

Kota ini semakin berkembang dengan dibangunnya kota baru di dekat Toru. Kedua kota ini berkembang menjadi pusat perdagangan penting pada abad pertengahan.
Kalau anda melihat potret ini, sungguh menarik. Tempat ini sejak dulu hingga sekarang banyak dikunjungi. Kalau dulu karena menjadi kota dagang, sedang sekarang menjadi kota wisata yang sarat dengan sejarah masa lalu.

4.
       Menara Hercules adalah mercu suar kuno peninggalan Romawi yang terletak di semenanjung, sekitar 2,4 kilometer (1,5 mil) dari pusat Corunna, Galicia, barat laut Spanyol. Nama Corunna berasal dari kolom kuno. Tinggi tower ini 55 meter menghadap pantai Atlantik Utara, Spanyol.

Konon, usia tower ini sudah mencapai 1900 tahun, direhabilitasi tahun 1791. Ini adalah mercu suar peninggalan Romawi yang hingga kini masih difungsikan.


5.
       Goa Ajanta di ke 2 BC.Maharashtra, salah satu dari banyak peninggalan kuno yang ada di India. Yang menakjubkan di goa ini banyak terdapat lukisan juga patung-patung Buddha bernilai seni tinggi. Diperkirakan, monumen-monumen yang ada dalam goa ini mulai digarap pada abad

Tapi goa di Ajanta ini kemudian ditinggalkan. Selama 1300 tahun goa ini terbengkalai, di bagian luar, belukar tumbuh tinggi, akhirnya menjadi hutan yang otomatis menyembunyikan keberadaan goa ini. Tidak ada yang pernah tahu bahwa di sana tersimpan ‘warisan dunia’ yang luar biasa. Sampai akhirnya pada musim semi tahun 1819 seorang perwira Inggris, tanpa sengaja memasuki ngarai yang curam.
Semakin dalam dia masuk ke sana, dan dia luar biasa kaget karena ia menemukan sebuah pintu tersembunyi di salah satu gua. Inilah kunjungan pertama manusia setelah ribuan tahun. Ketika ditemukan goa itu hanyalah ‘rumah’ burung dan kalelawar serta binatang lainnya. Kapten Smith kemudian melakukan eksplorasi pertama untuk mengetahui ‘isi’ dari goa misterius itu. Nama Kapten Smith ini diketahui, karena yang bersangkutan menuliskan namanya pada dinding goa dan tahun kedatangannya. Ia menulis, “Kapten Smith, April 1819”.


6.
     Lembah Bunga adalah lembah yang berada di ketinggian Himalaya. Para pendaki juga ahli botani menggambarkan lembah itu luar biasa indah, sudah ada sejak lebih dari seabad lebih, bahkan dalam mitologi Hindu, penggambaran keberadaan lembah ini sudah ada sejak jaman dahulu kala.



Hamparan yang lembut, padang rumput di selingi bunga-bungaan warna warni, sangat indah dan nyaris menyesakkan nafas memandangnya. Lembah bunga yang indah semakin lengkap dengan adanya background gunung dan hutan. Lembah bunga ini dinyatakan taman nasional (Nanda Devi National Park) pada 1982. Masyarakat setempat mengetahui keberadaan lembah bunga ini, mereka meyakini bahwa tempat itu dihuni oleh kawanan peri.


7.
     

Lihat gambar-gambar ini, pasti anda takjub. Bagaimana bisa sebuah castile bisa berdiri di puncak gunung batu. Terbayangkan betapa sulitnya pembangunan
Ada enam biara di kompleks ini. Persisnya berada di kawasan Thessaly, dekat sunagi Pineios, pinggir baratlaut Yunani Tengah.Yang cuku menarik adalah akses menuju biara yang sangat sulit. Konon%2le ini, padahal usianya sudah ratusan tahun. Ini adalah kompleks biara-biara ortodoks Timur paling besar dan paling penting di Yunani. Persisnya, biara-biara ini dibangun di puncak gunung batu Athos.



dulunya untuk mencapai biara digunakan tanggap panjang atau semacam jala yang dipakai untuk menaikkan dan menurunkan barang, termasuk manusia. Dibutuhkan kekuatan iman untuk bisa mencapai biara ini.


8.
     Bagan adalah kota kuno di Mandalay Division Burma (Myanmar). Secara formal disebut Arimaddanapura atau Arimaddana (Kota Penghancur Musuh), juga dikenal sebagai Tambadipa (Negeri Tembaga) atau Tassadessa (Negeri yang dihauskan). Pada masa lalu, kota ini adalah ibu kota beberapa kerajaan kuno di Birma.

Bagan ditolak Unesco karena dianggap tidak asli lagi
Bagan sempat diajukan ke UNESCO sebagai situs warisan dunia, namun dengan alasan tertentu Bagan ‘ditolak’. Analisa yang berkembang, ‘penolakan’ ini berkaitan dengan masalah politik dari negeri itu. Tapi alasan yang disampaikan UNESCO, karena ‘keaslian’ dari Bagan sendiri. Pasalnya, junta militer (SPDC) dinilai telah secara serampangan merenovasi stupa-stupa, candi dan bangunan di sana, mengubah gaya arsitektur yang asli serta menggunakan material modern untuk merenovasi, sehingga dinilai Bagan tidak lagi seperti aslinya.

9.
     Leptis Magna adalah salah satu kota paling menonjol pada masa Kekaisaran Romawi. Kini kota kuno itu memang tinggal puing, namun beberapa bangunannya masih terlihat megah berdiri.

Salah satu yang menarik adalah sisa sisa bangunan di Al Khums, Libia, 130 km sebelah timur Tripoli. Inilah adalah salah satu reruntuhan bangunan sisa masa Romawi yang paling menakjubkan di Mediterania.

10.
     Ini adalah sisa-sisa bangunan perpustakaan kuno zaman Romawi kuno. Dibangun ribuan tahun lalu untuk menghormati Gubernur Asia, Tiberiaus Julius Celsus Polemaeanus, seorang tokoh masyarakat terkenal yang kaya raya. Yang menarik dari bangunan ini selain sebagai perpustakaan, dikompleks bangunan ini juga terdapat makam Celcus.

Perpustakaan Celsus yang menyimpan 12.000 gulungan naskah ini terletak di Efesus, Asia kecil (Anatolia, kini masuk wilayah Turki). Dibangun oleh anak Celsus, Gaius Julius Aquila (konsul tahun 110 AD). Celsus sendiri menjadi konsul pada 92 SM, kemudian menjadi Gubernur Asia pada 115 AD.

Makam Celsus berada di ruang berkubah. Di bagian lain disimpan 12.000 gulungan naskah yang disimpan dalam lemari dan rak bersusun. Konon, Celsus begitu menghargai pengetahuan, dan menginginkan rakyat melakukan hal yang sama dengan cara ikut membaca. Untuk merangsang masyarakat membaca, konon, Celsus meninggalkan warisan 25.000 dinar untuk membayar siapa saja yang membaca materi perpustakaan.

10 tanaman penghilang bau

Bau badan berlebih membuat kita jadi ga pede saat harus berkumpul dengan teman teman kita, nah sebetulnya banyak tanaman asli negeri sendiri yang bisa di jadikan sbg Deodorant untung menghilangkan bau badan tadi, berikut ini gan tanaman tanaman yang bisa kita gunakan:

1. Daun sirih 



Sudah sejak lama dikenal berkhasiat sebagai antiseptic jugha mengandung zat-zat aktif yangt mampu mengusir bau badan yang disebabkan oleh bakteri atau jamur. Mengandung bahan kimia di dalam minyak atsirinya : al. kadinen, kavikol, seneol, eugeol, karvakol dan zat samak.
Cara pakai : Beberapa helai daun sirih direndam dalam air panas, setelah dingin airnya diminum. Atau daun sirih dihaluskan bersama kapur sirih lalu di oleskan di Catty (ketiak)


2. Daun Bluntas 




Biasa ditanam sebagai tanaman pagar dan mempunyai sifat khas berbau langu dan rasanya getir. Daun dan bunga bluntas mengandung alkali yang bertindak sebagai antiseptic. Kandungan kimia al. amino (leusin, isoleusin, triptofan, treoin), lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A dan C.
Cara Pakai : dimakan sebagai lalap mentah atau dikukus, boleh juga minum rebusan airnya.
Efek samping : dapat menurunkan suhu tubuh dan mendinginkan badan, dengan begitu banyak keringat yang keluar dan suhu tubuh menjadi turun.

3. Daun kemangi : Mengandung antiseptic




Cara pakai : Dilalap mentah, biasanya menjadi pelengkap lalap pecel lele.
Efek samping : meningkatkan selera makan. Jika dikonsumsi 1 genggam pagi dan sore selama masa haid maka BB yang sering menghinggapi perempuan haid akan berkurang.

4. Rimpang Temulawak : Kandungan kimia al. sapomin, flavioinoida dan minyak atsiri




Cara Pakai : minum rebusan rimpang temulawak yang telah diiris halus, air perasan temulawak parut yang ditambahkan sedikit madu. Parutan rimpang temulawak dapat juga dibalurkan keseluruh tubuh hingga mengering.

5. Bunga Kecombrang (Nicolaia sp.) 




: menganduing Sapomin, flavoinoida dan polifenol
Cara Pakai : daun muda dan bunga di masak dan dimakan sebagai teman lauk. Di daerah tertentu dimasak sebgai sayur lodeh

6. Jeruk Purut




Cara pakai : Minum sari campuran kulit jeruk purut dengan sebatang kencur dihaluskan bersama dengan air secukupnya

7. Jeruk Nipis




Cara pakai : Air perasan jeruk nipis dicampur kapur sirih dibalurkan di ketiak

8. Jahe (zingiber Officinale)


Sebagian besar orang India percaya kalau rajin mengkonsumsi Jahe bisa membuat badan sesorang menebarkan aroma sedap. Menurut Pen Chao Cing dari kaisar Shen Nong (3000 SM), jahe segar dapat dapat menghilangkan bau badan sekaligus mendekatkannya pada aura spiritual
Cara pakai : diminum sebagai Wedang jahe

9.Ketimun/mentimun (Cucumis sativus)




Cara pakai : Sari buah ketimun muda digosokkan ke ketiak setiap habis mandi

10. Cengkeh (Uegenia aromatica)





Cara pakai : beberapa kuntum bunga cengkeh direndam sehingga mengembang kemudian airnya diminum. Efek samping : Air rebusan beberapa kuntum cengkeh dicampur gula merah dapat pula menjadi minuman segar dan menghangatkan dikala hujan.